MisiKetua Osis - Pemilihan Ketua Osis Sma Negeri 3 Jember 2019 2020 : Biasanya pertanyaan tersebut akan diajukan dalam acara debat visi dan misi antar calon ketua osis.. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada tuhan yang maha esa. Mengembangkan dan meningkatkan program kerja osis yang sudah ada. Osis adalah suatu organisasi yang berada di
700contoh undangan pemilihan ketua osis bahasa inggris. Read more Get Sample Surat Undangan Zakat Background. Pada contoh undangan rapat osis nantinya, tentu. Karena undangan rapat osis merupakan salah satu surat resmi, anda tentu saja harus mengikuti beberapa kaidah dalam pembuatan surat resmi. Contoh surat undangan rapat terbaru untuk
Kemudianlihat tanda pada desktop background yang berarti tidak akan dapat dirubah dengan keterangan telah dinonaktifkan administrator . Contohnya pemilihan ketua OSIS di SMAN 1 Jekulo tahun Pelajaran 2018/2019 sudah berbasis online dengan memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh google, yaitu google formulir dan blogger.
Beritadan foto terbaru Pemilihan Ketua Osis - Pemilihan Ketua Osis di SMAN 2 Lhokseumawe Berlangsung ala Pilpres. Berita dan foto terbaru Pemilihan Ketua Osis - Pemilihan Ketua Osis di SMAN 2 Lhokseumawe Berlangsung ala Pilpres. Kamis, 28 Juli 2022; Cari. Network. Tribunnews.com; TribunnewsWiki.com;
Riahriuh kemeriahan anak-anak OSIS periode 2016-2017 sangat terasa. Ini pertanda bahwa genderang estafeta kepemimpinan OSIS akan segera beralih. Tepatnya pada Tanggal 20 September 2017 telah dilaksanakan Kampanye Pemilihan Ketua OSIS SMP Gunung Jati.
Daftaracara dalam pemilihan ketua osis ( rapat osis ) contoh surat suara pemilihan ketua osis. Itulah contoh surat suara pemilihan rt dan rw, semoga bermanfaat. Contoh Surat Suara Pemilihan Osis Smp Nusagates Tenang saja, saya punya contoh surat suara pemilihan ketua osis smp/mts dalam bentuk format microsoft word (doc). Download surat suara pemilihan ketua
Dila9 November 2021 Proses pemilihan ketua OSIS biasanya dilaksanakan melalui beberapa tahapan seleksi, mulai dari perkenalan diri untuk masing-masing kandidat, pidato singkat tentang visi dan misi, serta menjawab serangkaian pertanyaan untuk calon ketua OSIS di depan para guru dan murid di sekolah.
Pemilihanketua osis periode 2013/2014 Pemilihan ketua osis periode 2013/2014 kali ini kurang lebih sama ketika memilih presiden pada pemilu, Background Color. Link Color. Text Color. Layout . Select layout. Layout Style. Patterns for Boxed Version. pattern1
MADRASAHALIYAH DARUL ULUM SUKOHARJO-PRINGSEWU-LAMPUNG
OSISMPK; Prestasi Siswa; Eksktrakurikuler; Prestasi Siswa; Wakasek Humas; Wakasek Sarpras; Kelembagaan. Pengumuman; Guru dan Staf; Komite Sekolah; Alumni; PPDB. Rombongan Ketua PNF KBRI Visitasi PPWNI Klang. 20/06/2022 21/06/2022. Kepala Sekolah SIKL Pimpin Rapat Dinas Kenaikan Kelas TP 2021/202.
ziMZ. Apakah Anda mencari gambar tentang Gambar Pemilihan Ketua Osis? Terdapat 37 Koleksi Gambar berkaitan dengan Gambar Pemilihan Ketua Osis, File yang di unggah terdiri dari berbagai macam ukuran dan cocok digunakan untuk Desktop PC, Tablet, Ipad, Iphone, Android dan Lainnya. Silahkan lihat koleksi gambar lainnya dibawah ini untuk menemukan gambar yang sesuai dengan kebutuhan anda. Lisensi GambarGambar bebas untuk digunakan digunakan secara komersil dan diperlukan atribusi dan retribusi.
Dalam dunia pendidikan, teknologi informasi berperan sangat penting untuk menunjang proses belajar mengajar dan kegiatan penunjang yang ada di sekolah, namun belum semua proses kegiatan terakomodir oleh perkembangan teknologi. Sistem pemilihan ketua OSIS pada SMA Mardisiswa Semarang masih menggunakan cara konvensional. Proses voting yang dilakukan adalah secara centang atau coblos pada kertas suara menjadi cara dalam pemilihan calon ketua OSIS. Untuk mengatasi hal tersebut maka dibangun sebuah aplikasi untuk melaksanakan voting berbasis web atau yang disebut e-voting electronic voting. Sistem e-voting dianggap lebih efektif dan efisien mempermudah dalam proses perhitungan suara dan hasil pemilihan bisa langsung diketahui secara cepat dan akurat. Dalam proses pembuatan dan perancangan Sistem e-voting pemilihan ketua Osis pada SMA Mardisiswa berbasis web dibangun dengan menggunakan metode pengembangan sistem waterfall, bahasa pemrogaman PHP dan menggunakan database MySql. Sistem ini diharapkan agar siswa siswi dapat melakukan proses pemilihan Ketua Osis dengan mudah dan cepat mampu mengurangi permasalahan pada sistem pemilihan konvensional. Figures - uploaded by Fandy Indra PratamaAuthor contentAll figure content in this area was uploaded by Fandy Indra PratamaContent may be subject to copyright. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free INFORMATIKA DAN RPL, Vol. 2, No. 2, September 2020, Hal. 154-160 ISSN 2656-2855 154 e-ISSN 2685-5518 RANCANG BANGUN SISTEM E-VOTING PEMILIHAN KETUA OSIS SMA MARDISISWA SEMARANG BERBASIS WEB Firman Setyawan1*, Fandy Indra Pratama2 Jurusan TEKNIK INFORMATIKA , Fakultas TEKNIK, Universitas Wahid Hasyim Jl. Menoreh Tengah X/22, Sampangan, Semarang 50236. *Email Abstrak Dalam dunia pendidikan, teknologi informasi berperan sangat penting untuk menunjang proses belajar mengajar dan kegiatan penunjang yang ada di sekolah, namun belum semua proses kegiatan terakomodir oleh perkembangan teknologi. Sistem pemilihan ketua OSIS pada SMA Mardisiswa Semarang masih menggunakan cara konvensional. Proses voting yang dilakukan adalah secara centang atau coblos pada kertas suara menjadi cara dalam pemilihan calon ketua OSIS. Untuk mengatasi hal tersebut maka dibangun sebuah aplikasi untuk melaksanakan voting berbasis web atau yang disebut e-voting electronic voting. Sistem e-voting dianggap lebih efektif dan efisien mempermudah dalam proses perhitungan suara dan hasil pemilihan bisa langsung diketahui secara cepat dan akurat. Dalam proses pembuatan dan perancangan Sistem e-voting pemilihan ketua Osis pada SMA Mardisiswa berbasis web dibangun dengan menggunakan metode pengembangan sistem waterfall, bahasa pemrogaman PHP dan menggunakan database MySql. Sistem ini diharapkan agar siswa siswi dapat melakukan proses pemilihan Ketua Osis dengan mudah dan cepat mampu mengurangi permasalahan pada sistem pemilihan konvensional. Kata Kunci E-Voting, OSIS, PHP, Mysql PENDAHULUAN Dalam dunia pendidikan, teknologi informasi berperan sangat penting untuk menunjang proses belajar mengajar dan kegiatan yang ada di sekolah, namun belum semua proses kegiatan terakomodir oleh perkembangan teknologi. SMA Mardisiswa merupakan salah satu instansi pendidikan yang berada di Kecamatan Banyumanik, Semarang. Selama ini dalam pemilihan calon ketua OSIS baru masih menggunakan cara konvensional, yaitu voting secara langsung tidak memanfaatkan teknologi informasi. Proses voting yang dilakukan adalah secara centang atau coblos pada kertas suara menjadi cara dalam pemilihan calon ketua OSIS. Metode ini dinilai masih konvensional ditengah kemajuan teknologi dan informasi, memiliki kelemahan dari aspek efisiensi dan efektifitas. Persoalan pemungutuan suara yang boros secara anggaran dan rekapitulasi penghitungan suara dan waktu yang dibutuhkan dirasa tidak efisien. Hal ini dirasa kurang efektif dengan berkembangnya teknologi yang ada sekarang. Sistem pemilihan ketua OSIS pada SMA Mardisiswa Semarang masih menggunakan cara konvensional, dimana siswa dan siswi harus menuju bilik suara, mencoblos atau mencontreng salah satu kandidat ketua OSIS serta panitia harus menghitung hasil dari kertas suara satu persatu. Sistem pemilihan konvensional memiliki beberapa kelemahan diantaranya memerlukan biaya lebih untuk penggunaan kertas, tinta, penyediaan bilik suara, lambatnya proses penghitungan suara dan terkadang kurang akuratnya hasil penghitungan suara, serta memerlukan waktu yang lebih lama. Untuk mengatasi hal tersebut maka dibangun sebuah aplikasi untuk melaksanakan voting berbasis web atau yang disebut e-voting electronic voting. Diharapkan sistem ini dapat menggantikan sistem konvensional dan mampu memberikan hasil yang akurat, cepat dan efisien. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian dari latar belakang diatas, maka penulis menyimpulkan Bagaimana membangun suatu sistem yang dapat membantu proses pemilihan ketua OSIS secara cepat dan efisien? INFORMATIKA DAN RPL, Vol. 2, No. 2, September 2020, Hal. 154-160 ISSN 2656-2855 TEKNIK INFORMATIKA-UNIVERSITAS WAHID HASYIM 155 Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah terciptanya suatu sistem e-voting pemilihan ketua OSIS berbasis web untuk mempermudah dan menggantikan sistem lama yang sudah ada agar lebih cepat dan efisien. Batasan Penelitian Agar pembahasan tidak menyimpang daru tujuan maka dibuat batasan masalah yaitu a. Pembangunan fitur yang terdapat pada sistem ini hanya dapat melihat, mengedit dan menghapus data. b. Sistem ini bersifat lokal dan hanya dapat diakses dalam lingkup jaringan pada SMA Mardisiswa Semarang. c. Sistem tidak merekomendasi diakses melalui smartphone atau handphone. TINJAUAN PUSTAKA Mengacu pada penelitian sebelumnya yaitu Perancangan E-voting Berbasis WEB Studi Kasus Pemilihan Kepala Daerah Sukoharjo Nugroho, 2011. Penelitian tersebut mengenai aplikasi untuk melakukan voting kepala daerah Sukoharjo. Aplikasi yang dibangun menggunakan PHP dan MySQL sebagai database server. Dalam aplikasi voting tersebut, pemilih melakukan login dengan menggunakan nomor KTP yang dimilikinya. Lestariningati 2009 dalam Seminar Nasional Informatika 2009 UPN “Veteran” Yogyakarta dengan judul “DESAIN SISTEM ONSITE VOTING UNTUK MENGATASI FRAUD” menyatakan bahwa dinegara-negara besar seperti Amerika dan Belanda telah menggunakan e-voting. Dengan teknologi e-voting dimungkinkan sistem voting untuk pemilihan umum dapat mengatasi berbagai masalah seperti penipuan, autentikasi atau keabsahan pemilih, security atau keamanan data, dan juga dapat mengakomodir terhadap keinginan untuk kecepatan dan ketepatan dalam penghitungan suara. Evoting Evoting adalah suatu sistem pemilihan dimana data dicatat, disimpan dan diproses dalam bentuk informasi digital. Dengan kata lain, e-voting merupakan pemungutan suara yang proses pelaksanaannya mulai dari pendaftaraan pemilih, pelaksanaan pemilihan, perhitungan suara dan pengiriman hasil suara dilaksanakan secara elektonik digital Rokhman, 2011. Use Case Use Case Diagram merupakan rangkaian tindakan yang dilakukan oleh sistem, aktor mewakili user atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem yang dimodelkan Satzinger, 2011. Use case diagram adalah rangkaian / uraian sekelompok yang saling terkait dan membentuk sistem secara teratur yang dilakukan atau diawasi oleh sebuah aktor. Activity Diagram Diagram aktivitas tipe khusus dari diagram status yang meperlihatkan aliran dari suatu aktivitas ke aktivitas lainnya dalam suatu sistem. Diagram ini penting dalam suatu sistem serta pemodelan fungsi-fungsi suatu sistem dan memberi tekanan pada aliran kendali antar objek. Muslihudin, 2016. Metode Waterfall Untuk metode pengembangan sistem yang baik dan berkualitas, salah satu metode yang digunakan adalah metode daur hidup rekayasa perangkat lunak yang dikenal adalah metode air terjun waterfall. Model ini disebut juga linear sequential. Metode waterfall merupakan model pengembangan sistem informasi yang sistematik dan sekuensial. Metode Waterfall memiliki tahapan-tahapan sebagai berikut 1 Requirements analysis and definition. Layanan sistem, kendala, dan tujuan ditetapkan oleh hasil konsultasi dengan pengguna yang kemudian didefinisikan secara rinci dan berfungsi sebagai spesifikasi sistem. 2 System and software design. Tahapan perancangan sistem mengalokasikan kebutuhan-kebutuhan sistem baik perangkat keras maupun perangkat lunak dengan membentuk arsitektur sistem secara keseluruhan. Perancangan perangkat lunak melibatkan identifikasi dan penggambaran abstraksi system dasar perangkat lunak dan hubungannya. 3 Implementation and unit testing. Pada tahap ini, perancangan perangkat lunak direalisasikan sebagai serangkaian program atau unit program. Pengujian melibatkan verifikasi bahwa setiap unit memenuhi spesifikasinya. INFORMATIKA DAN RPL, Vol. 2, No. 2, September 2020, Hal. 154-160 ISSN 2656-2855 156 e-ISSN 2685-5518 4 Integration and system testing. Unit-unit individu program atau program digabung dan diuji sebagai sebuah sistem lengkap untuk memastikan apakah sesuai dengan kebutuhan perangkat lunak atau tidak. Setelah pengujian, perangkat lunak dapat dikirimkan ke customer. 5 Operation and maintenance. Tahapan ini merupakan tahapan yang paling panjang. Sistem dipasang dan digunakan secara nyata. Maintenance melibatkan pembetulan kesalahan yang tidak ditemukan pada tahapan-tahapan sebelumnya, meningkatkan implementasi dari unit sistem, dan meningkatkan layanan sistem sebagai kebutuhan baru. Sasmito, G. W. 2017. Gambar 1. Metode Waterfall ANALISIS DAN ALTERNATIF SISTEM Analisis terhadap sistem yang berjalan merupakan salah satu langkah untuk menentukan prosedur yang sedang dirancang, analisis sistem merupakan tahapan penelitian terhadap sistem berjalan analisis system berjalan yang dilakukan sebelum dibuatnya sebuah proses perancangan sistem dengan bertujuan untuk mengetahui permasalahan yang terjadi. Tujuan analisis sistem yaitu mengkoreksi sistem apakah sudah berjalan dengan prosedur yang diinginkan atau masih ada kendala dalam pengaplikasiannya. Sistem yang bejalan saat ini di SMA Mardisiswa masih menggunakan cara konvensional atau manual dimana ini merupakan cara lama yang sudah tidak efektif. Prosedur pemilihan ketua Osis yang dilakukan saat ini adalah siswa dan siswi harus menuju bilik suara, mencoblos atau mencontreng salah satu kandidat ketua Osis serta panitia harus menghitung hasil dari kertas suara satu persatu. Identifikasi Masalah Pada Sistem Yang Berjalan Identifikasi masalah merupakan suatu awal sebelum menentukan rumusan masalah dalam suatu penelitian. Identifikasi masalah adalah tahap dimana objek dalam suatu jalinan tertentu bisa kita kenali sebagai suatu masalah. Berdasarkan analisis sistem yang telah dilakukan, dalam pemilihan Ketua Osis SMA Mardisiswa yang ada sekarang masih memiliki beberapa kelemahan diantaranya memerlukan biaya lebih untuk penggunaan kertas, tinta, penyediaan bilik suara, Terdapat surat suara tidak sah, dikarenakan kesalahan dalam proses pemilihan. lambatnya proses penghitungan suara dan terkadang kurang akuratnya hasil penghitungan suara, serta memerlukan waktu yang lebih lama. Alternatif Pemecahan Masalah Penulis telah merumuskan masalah yang dapat disimpulkan Pada tahap analisis sistem, sebuah cara yang dirancang oleh penulis, yang terdiri dari beberapa bagian yang merupakan implementasi dari fungsi - fungsi penting. Secara garis besar, sistem difungsikan sebagai berikut a. Sistem harus mampu melakukan verifikasi data pemilih yaitu siswa dan mengetahui status siswa, apakah siswa telah melakukan voting atau belum. b. Siswa dapat memasukkan suara pilihannya ke dalam sistem. c. Sistem harus dapat menjumlahkan hasil voting, dan menampilkannya. Perancangan Tahap desain merupakan tahap penjelasan kebutuhan yang telah direncanakan menjadi bentuk representasi dari sistem yang akan dibuat, dengan merancang Flowchart, Use Case Diagram, implementasi User Interface. Flowchart Flowchart seperti artinya yaitu diagram alur merupakan gambaran alur kerja dari sebuah sistem yang direpresentasikan melalui simbol tertentu. Dalam sistem evoting pemilihan Ketua Osis ini ini alur kerja dimulai dari admin yang membuat data calon kandidat Ketua Osis dan melakukan pembuatan data pemilih. Kemudian pemilih akan diberi kesempatan satu kali login untuk melakukan proses pemilihan. Setelah satu persatu pemilih telah melakukan pemilihan maka data hasil suara pemilihan akan diproses oleh admin dan diumumkan. a. Flowchart pemilihan atau input suara kandidat INFORMATIKA DAN RPL, Vol. 2, No. 2, September 2020, Hal. 154-160 ISSN 2656-2855 TEKNIK INFORMATIKA-UNIVERSITAS WAHID HASYIM 157 Gambar 2. Flowchart Pemilihan b. Flowchart tambah pemilih Gambar 3. Flowchart tambah pemilih c. Flowchart laporan hasil suara Gambar 4. Flowchart laporan hasil suara Use case Dalam Use case Diagram ini terdapat 2 aktor yaitu Admin dan Pemilih. Admin memiliki akses untuk melakukan pengelolaan sistem seperti menambah, mengedit calon kandidat dan data pemilih kemudian melihat laporan. Pada bagian pemilih hanya dapat melakukan fungsi pilih dan melihat visi misi calon kandidat a. Use case admin Gambar 5. Use case admin b. Use case pemilih Gambar 6. Use case pemilih Activity Diagram Activity Diagram, menggambarkan tentang aktifitas yang terjadi dalam sistem. Dari pertama sampai akhir, diagram ini menunjukkan langkah-langkah dalam proses kerja sistem yang kita buat. INFORMATIKA DAN RPL, Vol. 2, No. 2, September 2020, Hal. 154-160 ISSN 2656-2855 158 e-ISSN 2685-5518 a. Activity Diagram Pemilihan Gambar 7. Activity diagram pemilihan b. Activity Diagram Tambah Pemilih Gambar 8. Activity diagram Tambah Pemilih c. Activity Diagram Laporan Hasil Perolehan Suara Gambar 9. Activity diagram pemilihan Desain Sistem Halaman Login Halaman login merupakan halaman awal ketika ingin mengakses masuk sebuah sistem sebagai admin pengelola sistem. Pengguna diharapkan memasukan username dan password. Kemudian sistem akan memvalidasi apakah sudah benar, jika benar maka akan lanjut ke halaman beranda atau halaman utama, Gambar 10. Halaman login Halaman Beranda Halaman utama atau halaman beranda merupakan tampilan pertama yang akan tampil ketika seorang admin berhasil login setelah dilakukan verivikasi oleh sistem. Di dalam halam utama ini terdapat fungsi – fungsi penunjang dari sistem evoting ini antara lain pengelolaan input calon ketua atau kandidat, pengolalaan data pemilih dan laporan hasil suara pemilihan INFORMATIKA DAN RPL, Vol. 2, No. 2, September 2020, Hal. 154-160 ISSN 2656-2855 TEKNIK INFORMATIKA-UNIVERSITAS WAHID HASYIM 159 Gambar 11. Halaman Beranda Halaman Tambah Data Pemilih Pada halaman data pemilih, penulis atau pembuat sistem menggunakan fungsi import data. Dengan fungsi import data maka akan memudahkan admin dalam mengisi atau membuat data pemilih lebih cepat yaitu menggunakan template berupa file excel kemudian diunggah ke dalam sistem. Di halaman ini juga terdapat keterangan, yaitu pemilih sudah melakukan pemilihan atau belum Gambar 12. Halaman tambah data pemilih Halaman Hasil Perolehan Suara Pada halaman ini admin dapat melihat hasil perolehan suara pemilihan semua calon kandidat. Penulis juga menambahkan fungsi cetak Gambar 13. Halaman hasil perolehan suara Halaman Login Pemilihan Halaman utama pemilih merupakan tampilan awal dari halaman yang akan digunakan untuk login sebagai pemilih. Pada halaman ini berisi informasi singkat tentang tata cara pemilihan bagaimana pemilih memberikan suara atau pilihannya kepada calon kandidat Ketua Osis. Pemilih diwajibkan mengisi username dan password yang sebelumnya sudah dibuatkan dari admin untuk bisa masuk dan melakukan pemilihan melalui sistem Gambar 14. Halaman login pemilihan Halaman Pemilihan Halaman pemilihan, merupakan halaman utama surat suara dan salah satu halaman yang penting yaitu melalui fungsi halaman ini lah seorang pemilih dapat memberikan suara pilihan kepada calon kandidat Ketua Osis. Pada tampilan halaman ini berisi foto calon kandidat dan fungsi lihat visi dan misi calon kandidat. Fungsi utama dari halaman ini adalah masukan atau inputan suara yang dipilih oleh pemilih kemudian data tersebut akan dikumpulkan dan bersumber di database sistem. Gambar 15. Halaman pemilihan KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian, pengamatan dan perancangan sistem yang telah dibuat, berdasarkan permasalahan yang telah dikemukakan, dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan adanya Sistem Evoting Pemilihan Ketua OSIS penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut INFORMATIKA DAN RPL, Vol. 2, No. 2, September 2020, Hal. 154-160 ISSN 2656-2855 160 e-ISSN 2685-5518 1. Diharapkan siswa siswi dapat melakukan proses pemilihan Ketua Osis dengan mudah dan cepat. Menggunakan bagian teknologi sistem informasi dan demokrasi, tanpa mengurangi unsur pemilihan demokrasi yang sudah ada. 2. Aplikasi mampu menghasilkan sistem pengolahan hasil perolehan suara dengan akurat, cepat dan efisien Sistem Evoting yang dirancang ini dapat mengurangi kelemahan dalam permasalahan sistem pemilihan manual antara lain hemat biaya dan mengurangi dan menimbulkan suara tidak sah. Saran Beberapa saran yang diberikan setelah dilakukan penelitian ini untuk pengembangan lebih lanjut adalah sebagai berikut 1. Aplikasi sistem dapat ditambahkan dalam hal keamanan data. 2. Aplikasi dapat dikembangkan dalam bentuk aplikasi mobile smartphone untuk mempermudah perekaman suara / voting. 3. Perbaikan pada tampilan yang menarik agar mudah dalam penggunaan. DAFTAR PUSTAKA Lestariningati, S. I. 2015. Desain Sistem On-Site Voting Untuk Mengatasi Fraud. In Seminar Nasional Informatika SEMNASIF Vol. 1, No. 6. Muslihudin, M. 2016. Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Menggunakan Model Terstruktur Dan UML. Penerbit Andi. Nugroho, 2011. Perancangan e-Voting berbasis Web Studi Kasus Pemilihan Kepala Daerah Sukoharjo. Internet http//digilib. uin-suka. ac. id. Rokhman, A. 2011. Prospek dan tantangan penerapan e-voting di indonesia. In Seminar Nasional Peran Negara dan masyarakat dalam Pembangunan Demokrasi dan Masyarakat madani di indonesia Vol. 7, pp. 1-11. Sasmito, G. W. 2017. Penerapan Metode Waterfall Pada Desain Sistem Informasi Geografis Industri Kabupaten Tegal. Jurnal Informatika Jurnal Pengembangan IT, 21, 6-12. Satzinger, J. W., Jackson, R. B., & Burd, S. D. 2011. Systems analysis and design in a changing world. Cengage learning. ... E-Voting is a web that can assist in voting for candidates for the Head of the Cikini Vocational School Student Council OSIS which can process incoming votes, the total number of votes, and display the results of the voting in real-time. E-Voting System Design for Web-Based Election of Student Council Chairperson of Mardisiswa High School Semarang Setyawan & Pratama, 2020. The voting process that is carried out is by ticking or punching on the ballot paper as a way of selecting candidates for the student council chairman. ...Taufiq Abidin Slamet WiyonoAfif Maulana IskandarThe development of information technology at this time has brought big changes for humans, including the way to implement voting. The use of computer technology in the conduct of voting is known as electronic voting E-Voting. With e-voting, the voting process and vote counting have become more effective and efficient. Election of the head of the student organization at school OSIS is an annual event that is held regularly at schools. However, elections are still carried out traditionally. In fact, in the technological era, it should be made more practical. This article discusses the making of a mobile-based application for the student council president election in schools in the city of Tegal. The method used is Waterfall. The resulting mobile application is an application that can be used by the school to make elections, where students can choose directly using a smartphone. The blackbox test results show that the application made is in accordance with the initial design. The whitebox test results show that the application has not found an error. As for the usibility test results, the application made was accepted 80%. However, the user does not like the application interface display with a satisfaction score of only 60%.ResearchGate has not been able to resolve any references for this publication.
88% found this document useful 34 votes85K views8 pagesCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?88% found this document useful 34 votes85K views8 pagesLaporan Kegiatan Pemilihan Ketua Osis Bab I-IIIJump to Page You are on page 1of 8 LAPORAN KEGIATAN PEMILIHAN KETUA OSIS BAB I Belakang Pemimpin adalah tauladan, panutan, dan contoh yang baik dalam suatuorganisasi. Pemimpin merupakan bagian terpenting bagi organisasi, tanpa pemimpinsuatu organisasi tidak akan berjalan dengan baik. Untuk itu dalam memilih seorang pemimpin haruslah berpikir kritis dan cermat. Mewujudkan pemimpin yang memilikidedikasi yang tinggi mengerti dan cepat tanggap terhadap setiap permasalahan yangtimbul tidaklah mudah, tidak hanya dituntut untuk memiliki kecerdasana dankecapakana saja, melainkan harus memiliki jiwa kepemimpinan , rasa tanggung jawab yang besar, serta menjadi panutan dan mengayomi anggota dan masyarakatyang suatu sekolah, organisasi siswa tertinggi adalah OSIS OrganisasiSiswa Intra Sekolah!, karena Organisasi ini yang menghubungkan keeratan antar siswa dengan guru, siswa dengan siswa maupun siswa dengan masyarakat lainnya disekolah. Untuk itu, sehubung akan berakhirnya masa jabatan kepengurusan OSIS periode "$%&"$' dan akan dibentuknya masa jabatan baru pada periode "$'&"$maka perlu diadakannya pemilihan ketua dan wakil ketua osis "$'&"$. Untuk menghasilkan ketua dan wakil ketua OSIS yang diharapkan, maka digunakanlahsuatu mekanisme pemilihan pemimpin yang demokratis dan legitimit sehingga dapatditerima oleh semua anggota masyarakat di sekolah. gar mekanisme pelaksanaan ini berjalan demokratis dan transparan maka diperlukannya partisipasi dan peranmasyarakat di sekolah yang tinggi dalam acara pemilihan umum ketua dan wakilketua OSIS "$'&"$. *egiatan sosialisasi terhadap penyelenggaraan Pemilu perludilakukan sedini mungkin, salah satunya dengan menggelarkan kegiatan Pemilihanketua OSIS yang disetting sedemikian sehingga menyerupai P+MIU ketua OSIS merupakan salah satu agenda kegiatan program tahunan OSISSMP- $ Pekanbaru, sebagai bentuk proses peralihan kepengurusan OSIS SMP- $Pekanbaru secara estaet dari pengurus sebelumnya kepada pengurus baru agar stebilitas kegiatan OSIS SMP- $ Pekanbaru terus berjalan secara kontinuitas berkenaan dengan datangnya pergantian tahun pelajaran baru "$'&"&$. Dengandilaksanakannya pemilihan ini diharapkan akan lahir kader&kader pengurus OSISyang berpotensi dan mampu membawa OSIS SMP- $ pekanbaru kearah yang lebih baik, kreati inoati, dan penuh dengan kegiatan&kegiatan yang bermanaat bagianggotanya serta diharapkan kepada seluruh siswa di SMP- $ Pekanbaru agar mengetahui bagaimana cara pemilihan umum yang sesungguhnya dan bersikapdemokratis dalam memilih calon ketua dan wakil ketua OSIS. kegiatan *egiatan ini dilaksanakan berdasarkan /$!Pancasila, sila ke&0"!UUD $10%, pasal "23!Program *erja OSIS SMP- $ Pekanbaru Kegiatan dapun tujuan dari kegiatan ini adalah / 1 Mendidik dan mengenalkan para siswa tentang pemilihan pemimpin yangdemokratis dalam organisasi. 2 Memperkenalkan kepada siswa mengenai cara pemilihan umum sesungguhnya. 3 Melatih sikap menghormati orang lain dan sikap tenggang rasa atas segala perbedaan terhadap sesama teman. 4 Melatih, mendidik dan memberikan pemahaman dasar kepada siswa tentangorganisasi. 5 Melatih mental, kecakapan dan membentuk sikap seorang pemimpin bagi siswadalam menyampaikan ide gagasan. 6 Membentuk sikap mental siswa yang bertanggungjawab. 7 Membangun sikap gotong royong dan bekerja sama dalam menjalankan tugasyang telah menjadi tanggung jawab bersama. 8 Melatih siswa bersikap kreati dan akti dalam menjalan tugasnya. "ang i$ara%kan 4asil yang diharapkan setelah pemilihan ini adalah yang menjadi *etua dan 5akil*etua OSIS SMP- $ Pekanbaru agar mendapatkan pemimpin yang bijaksana, bertanggung jawab, kreati serta dapat memimpin dengan baik. BAB II KEGIATAN A.&ENIS KEGIATAN 6enis kegiatan ini berupa Pemilihan Umum Pemilu! untuk ketua dan wakil ketuaOSIS yang baru untuk masa bhakti "$'&"$ dengan dipilih oleh seluruh wargaSMP- $ Pekanbaru. UMUM MENGENAI PEMILIHAN OSIS 'PEMILOS Dalam meningkatkan partisipasi dan peran serta warga SMP- $ Pekanbaru dalamPemilu perlu dilakukan sedini mungkin. Salah satunya dengan menggelar Pemungutan Suara Pemilihan *etua dan 5akil *etua OSIS Pemilos!. Untuk merealisasikan kegiatan tersebut pada hari Sabtu tanggal "1 Oktober "$' mahasiswaPP UI- suska 7iau mengadakan Pemilos untuk memilih keta dan wakil ketua OSISSMP- $ Pekanbaru periode "$'&"$. Pemilos dilakukan di lapangan SMP- $Pekanbaru mulai pukul .$%&$.$% 5I8. Pemilos dilaksanakan secara demokratis,langsung, umum, bebas, dan rahasia di ingkungan SMP- $ Pekanbaru. PEMILIHAN OSIS 'PEMILOS dapun ketentuan&ketentuan dalam kegiatan ini adalah /$.Setiap siswa dan siswi yang tercatat dan terdatar sebagai siswa dan siswi SMP-$ Pekanbaru berhak untuk memilih.".Setiap siswa dan siswi bebas untuk menyalurkan hak suaranya tanpa ada paksaanatau tekanan dari pihak lain. NAMA CALON KETUA DAN *AKIL KETUA OSIS $.ntasena Dilaga 9II."!9iira ida ;ahya 9II.'!".aky 4ikmal 4ai?9II.'!ditya -urrahman PELAKSANAAN $.7apat bersama antara guru Pembina OSIS, pengurus OSIS "$%&"$' dan duaguru PP UI- SUS* 7IU. 7abu, % Oktober "$'!".Sosialisasi ke kelas 9II dan 9III yang dilakukan oleh dua orang guru PP dan beberapa pengurus OSIS "$%&"$ yang bertujuan untuk memilih dari masing&masing kelas yang akan mewakili kelasnya dalam pembentukan OSIS dan rapat&rapat OSIS berikutnya. Sabtu, 2 Oktober "$'! penyeleksian kandidat Pengurus OSIS "$'&"$ dan memilih $"orang yang nantinya akan diusulkan untuk menjadi 3 tiga! pasang kandidat ketuadan wakil ketua OSIS. 6umat, $0 Oktober "$'! penyeleksian 3 tiga! pasang kandidat Osis "$'&"$ yang di seleksilangsung oleh 3 tiga! orang guru SMP- $ Pekanbaru. Sabtu, "" Oktober "$'! Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.