Dalambidang teknologi informasi (www.lintasberita.com; 14 Oktober 2009), penelitian yang dilakukan oleh the Economist Intelligence Unit (EIU) dan disponsori oleh Business Software Alliance (BSA) menunjukkan bahwa Indonesia berada pada peringkat 59 dunia dalam indeks daya saing industri teknologi informasi (TI).Hasil ini menempatkan Ituhanya di satu bidang, belum yang lain. Kurangnya perhatian pemerintah untuk menyediakan fasilitas pendukung olahraga yang baik membuat bidang ini makin tidak atraktif. Mereka yang telah memutuskan untuk menjadi atlet pun akan sulit berkembang. Di samping itu, kalau pun ada sarana yang baik, itu hanya terpusat di Jawa. Pembangunankoperasi di Indonesia cukup mengalami kemajuan yang signifikan, jika diukur dengan jumlah unit usaha koperasi, jumlah anggota, aktiva dan volume usaha. Pengaruh kondisi perekonomian menjadi salah satu faktor dominan yang mempengaruhi munculnya suatu permasalahan selain kemauan, itikad baik, dan moral kesadaran dari Pendidikantersier di Singapura mempunyai dedikasi untuk mempersiapkan para pelajar dalam menghadapi masa depan mereka. Di Singapura saat ini terdapat tiga (3) universitas negeri besar yang menawarkan program Bachelor, Master hingga PhD, dengan syarat penerimaan yang sangat kompetitif dan juga beasiswa dengan kontrak kerja setelah kelulusan. 5 2000. 206,264,595. 6. 2010. 237,641,326. Sumber: (BPS, 2012) Penduduk Indonesia tercatat dalam sensus penduduk 2010 tersebut mengalami peningkatan laju pertumbuhan penduduk sebesar 1,49 persen pada periode 2000-2010 dari periode sebelumnya pada tahun 1990-2000 yang tercatat sebesar 1,45 persen. Kenaikan laju pertumbuhan ini jelas Salahsatu faktor yang mendukung berhasilnya kegiatan employee relations adalah from EKONOMI 123 at SMA Negeri 1 Kebomas - Gresik Berdasarkandata berikut ini, hal yang mendukung terjadinya asimilasi adalah 1) Toleransi. 2) Masyarakat yang terisolir. 3) Keseimbangan ekonomi. 4) Perkawinan campuran. 5) Perasaan primordial. Proyek Vaksin Hepatitis B ASEAN di Singapura. 5) Proyek Garam Batuan-Abu Soda ASEAN di Thailand ekonomi, sosial dan budaya. Salah satu faktor Berikutini adalah 25 contoh negara-negara maju dan negara berkembang di dunia beserta alasan klasifikasi dari maisng – masing negara terebut. Beberapa memiliki tingkat perekonomian yang lebih tinggi, tingkat industrialisasi yang tinggi, pendapatan per kapita yang lebih baik, atau kesejahteraan yang lebih baik dari negara yang berkembang. Singapuratermasuk negara industri, bahkan menjadi pelopor industri di wilayah Asia Tenggara. Tahukah kamu jika Singapura merupakan negara yang berada di Asia Tenggara yang satu- satunya tidak memiliki hasil tambang. Untuk kebutuhannya, Singapura mengimpor barang-barang tambang dari beberapa negara, seperti Indonesia yang merupakan negara Adanyapengendalian sosial yang berfungsi baik dalam masyarakat; Terjadinya proses-proses sosial dalam interaksi sosial yang bersifat disosiatif; Dibukanya akses seluas-luasnya untuk mengembangkan kehidupan demokrasi; Jawaban: B. Adanya faktor sejarah yang menimbulkan rasa senasib seperjuangan. Dilansir dari Ensiklopedia, salah satu faktor IzNTVY. Sistem pendidikan Singapore – Pendidikan adalah salah satu faktor penentu kemajuan suatu negara. Pendidikan yang baik akan menghasilkan bangsa yang baik pula. Singapura termasuk negara yang fokus pada sektor pendidikan untuk memajukan negaranya. Pendidikan di Singapura dimulai dari jenjang Kindergarten School sampai jenjang University. Sebagai negara terbaik di ASEAN dalam bidang pendidikan, banyak faktor penyebab kesuksesan sistem pendidikan Singapura. Faktor tersebut adalah fasilitas yang memadai, faktor biaya, dan faktor pendidik. Baca juga Sistem Pendidikan di Jerman Pendidikan dapat dipandang sebagai proses membantu peserta didik untuk mencapai tingkat perkembangan yang optimal dalam seluruh aspek kepribadiannya sesuai dengan potensi yang dimiliki dan sistem nilai yang berlaku di lingkungan sosial-budaya dimana dia hidup. Singapura merupakan salah satu negara maju di ASEAN. Begitu pula dengan pendidikan yang diterapkan di Singapura juga memiliki sistem yang maju. Dibandingkan dengan Indonesia, yang tergolong negara berkembang, sistem pendidikan di Indonesia kurang maju. Sehingga, Indonesia sebaiknya mempelajari sistem pendidikan Singapura untuk diterapkan di Indonesia supaya sistem pendidikan Indonesia mengalami kemajuan. Sistem pendidikan Singapura bertujuan untuk menyediakan pengetahuan dasar dan agama bagi murid – murid. Untuk menyatukan keberagaman karasteristik perbedaan ras dan budaya di Singapura, keberagaman bahasa, setiap siswa belajar Bahasa Inggris sebagai bahasa keseharian. Siswa juga belajar Bahasa Ibu mereka China, Malaysia dan Tamil/ Thailand untuk membantu mereka mempertahankan identitas, budaya, warisan, dan nilai-nilai bangsa. Pendidikan formal di Singapura dimulai dari jenjang Kindergarten School atau setara dengan Taman Kanak-Kanak TK di Indonesia. Setelah lulus Kindergarten School, siswa melanjutkan ke jenjang Primary School atau setara dengan Sekolah Dasar SD di Indonesia selama enam tahun. Untuk menuju ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, siswa – siswa harus mengikuti Primary School Leaving ExaminationPSLE. Kemudian pendidikan dilanjutkan ke jenjang Secondary School selama empat atau lima tahun. Secondary School dibagi menjadi empat jalur. Special/ Express Course, Normal Academic Course, Normal Technical Course, dan Integrated Programme IP Course. Special/ Express Course adalah empat tahun pendidikan yang diakhiri dengan Singapore Cambridge General Certificate of Education GCE O’ Level Examination. Di jalur ini, siswa mempelajari Bahasa Inggris dan Bahasa Ibu, Matematika, Sains dan Budaya Sosial. Sekolah diizinkan untuk menawarkan Applied Grade Subject AGS sebagai tambahan atau pengganti kurikulum untuk menawarkan berbagai pilihan kepada siswa. Baca juga Singapura, Negeri Kota Singa dengan Sistem Pendidikan Terbaik AGS secara umum mengajak murid untuk berlatih atau berorientasi pada pendidikan seperti politeknik. Normal Academic Course adalah empat tahun pendidikan untuk menuju GCE N’ Level Examinations. Siswa terpilih boleh mengikuti dua pelajaran O’ Levels atau mengikuti N’ Levels di Secondary 4. Kemudian diadakan satu tahun tambahan untuk mempersiapkan O’ Levels di Secondary 5. Siswa mempelajari hal yang sama dengan Special/ Express Course. Normal Technical Course adalah lima tahun pendidikan yang diakhiri dengan GCE N’ Level Examination. Di jalur ini, para siswa belajar Bahasa Inggris, Bahasa Ibu, Matematika, dan mata pelajaran praktik maupun teknik. Sejak 2005, sekolah juga menawarkan modul pilihan diantaranya yaitu mata pelajaran Keperawatan, Rumah Sakit, Animasi Digital, dan Teknik Mesin untuk meningkatkan pemahaman berorientasi praktek dan pengalaman. Perubahan kurikulum normal technical course yang menitikberatkan pada pemahaman/pembelajaran uang berorientasi praktek telah diimplementasikan pada seluruh sekolah sejak 2007. Pengajaran juga terfokus pada kerja kelompok, presentasi, aktifitas menulis dan kreatifitas. Integrated Programme IP Course didesain untuk para siswa yang pasti akan menempuh tingkat universitas. IP merupakan gabungan dari Seconday School dan Junior College sekaligus tanpa ujian nasional di pertengahan IP GCE O’ Level. Menjelang GCE O’ Level Examinations, waktu yang seharusnya digunakan untuk mempersiapkan siswa menuju GCE O’ Level Examinations dialihkan untuk memperluas pengalaman mereka. Sekolah pilihan juga menawarkan kurikulum alternatif dan berkualitas seperti, international baccallaureate. Setelah melewati GCE O’ Level, pendidikan dilanjutkan ke jenjang Junior Colleges, yaitu jenjang persiapan untuk menghadapi GCE A’ Level untuk menuju University selama 2 tahun. Setelah melewati GCE A’ Level, pendidikan dilanjutkan ke jenjang terakhir, yaitu jenjang University. Kawasan ASEAN Association of Southeast Asian Nations merupakan sebuah organisasi yang terdiri dari 10 negara di Asia Tenggara dan merupakan salah satu kawasan maju di Asia. Sepuluh negara tersebut ialah Brunei Darussalam, Malaysia, Indonesia, Vietnam, Kamboja, Thailand, Laos, Singapura, Filipina, dan Myanmar. Tahukah Hunters, ternyata Singapura menjadi negara dengan sistem pendidikan terbaik di Asia Tenggara. Meski Singapura menjadi yang terbaik, ternyata sistem pendidikan di negara-negara ASEAN lainnya juga tak kalah berkualitas. Banyak negara-negara ASEAN yang menjadi rujukan untuk menimba ilmu mahasiswa internasional dari berbagai belahan dunia. Dalam artikel ini, kita akan membahas 7 negara di Asia Tenggara yang memiliki sistem pendidikan terbaik. Tak hanya itu, Hunters juga dapat menemukan kampus-kampus terbaik dari masing-masing negara barangkali kamu ingin melanjutkan studi di negara kawasan ASEAN. Berikut ini 7 negara dengan sistem pendidikan terbaik di Asia Tengara 1. Singapura Sistem pendidikan Singapura dianggap sebagai yang terbaik di Asia Tenggara dengan beberapa alasan. Pertama, sistem pendidikan di Singapura sangat fokus pada kualitas. Kurikulum di Singapura sangat ketat dan siswa diwajibkan untuk menguasai semua subjek yang diajarkan. Selain itu, pemerintah Singapura juga memberikan banyak dukungan kepada sekolah-sekolah dan guru-guru mereka, termasuk dukungan finansial dan pelatihan yang berkualitas tinggi. Kondisi geografis Singapura yang kecil dibandingkan dengan negara Asia Tenggara lainnya juga menjadi faktor percepatan dan pemerataan kualitas pendidikan. Dengan luas yang tak jauh berbeda dengan DKI Jakarta, tentu saja akan lebih mudah dalam implementasi dan pengawasan kualitas pendidikannya. Selain itu, pendidikan di Singapura sangat terstruktur dan terorganisir dengan baik. Pemerintah Singapura memiliki rencana jangka panjang untuk memastikan bahwa setiap anak menerima pendidikan yang setara. Ada juga sistem evaluasi yang ketat untuk mengevaluasi kemajuan siswa. Para siswa diuji secara teratur untuk memastikan bahwa mereka menguasai materi yang diajarkan. Singapura juga dikenal sebagai tempat yang ramah bagi para pelajar internasional. Banyak pelajar dari seluruh dunia memilih Singapura sebagai destinasi pendidikan karena sistem pendidikan di sana yang berkualitas tinggi, lingkungan yang aman dan bersih, serta budaya yang ramah dan inklusif. Berdasarkan data pada tahun 2021, sebanyak siswa melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. Jumlah ini menjadi yang tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Sementara itu, jumlah penduduk Singapura yang buta huruf sebanyak dari total populasi dewasa. Contoh lain yang menunjukkan keunggulan sistem pendidikan di Singapura adalah prestasi akademis siswanya. Menurut QS World University Rankings, tiga universitas terbaik di Singapura adalah National University of Singapore NUS peringkat 11 Nanyang Technological University NTU peringkat 13 Singapore Management University SMU peringkat ke-511-520 Baca Juga Tertarik Melanjutkan Studi di Singapura? Simak Info 5 Kampus Top di Singapura 2. Malaysia Sistem pendidikan Malaysia memiliki reputasi yang sangat baik di dunia pendidikan. Hal ini dibuktikan oleh peringkat universitas-universitas di Malaysia yang masuk dalam daftar universitas terbaik di dunia. Beberapa faktor yang menjadikan sistem pendidikan Malaysia menjadi kualitas yang tinggi adalah Pendidikan yang Berfokus pada Pengembangan Individu Pendidikan di Malaysia tidak hanya memberikan pengetahuan kepada siswa, tetapi juga membantu siswa untuk mengembangkan keterampilan, moral, dan sosial mereka. Program pendidikan yang disediakan membantu siswa menjadi pribadi yang berintegritas dan bertanggung jawab. Pendidikan Berkualitas Tinggi dan Terjangkau Pendidikan di Malaysia sangat terjangkau bagi semua orang, dan ini menjadikannya sangat terjangkau bagi masyarakat. Kualitas pendidikan yang tinggi di Malaysia dapat diakses oleh siapa saja, terlepas dari latar belakang sosio-ekonomi mereka. Kemitraan dengan Industri Sistem pendidikan di Malaysia berusaha untuk membawa dunia pendidikan lebih dekat dengan industri. Ini memungkinkan siswa untuk mendapatkan pengalaman langsung di tempat kerja dan mengeksplorasi peluang kerja di masa depan. Tiga universitas terbaik di Malaysia berdasarkan QS World University Rankings adalah University of Malaya peringkat 59 Universiti Teknologi Malaysia peringkat 187 Universiti Kebangsaan Malaysia peringkat 207 Salah satu fakta menarik tentang sistem pendidikan di Malaysia yaitu bahasa pengantar di sekolah-sekolah menggunakan bahasa Melayu. Namun, ini bukan menjadi hambatan bagi siswa untuk belajar bahasa Inggris karena bahasa Inggris juga merupakan bahasa yang diajarkan di sekolah-sekolah di Malaysia. Berdasarkan data pada tahun 2021, sebanyak 28% siswa pendidikan menengah melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. Jumlah ini menjadi yang tertinggi ke-3 di kawasan Asia Tenggara setelah Brunei Darussalam. Sementara itu, jumlah penduduk Malaysia yang buta huruf sebanyak dari total populasi dewasa. 3. Thailand Sistem pendidikan Thailand terkenal memiliki kualitas yang tinggi dan berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir. Salah satu alasan keberhasilan sistem pendidikan Thailand adalah fokus pada pengembangan keterampilan praktis. Di samping itu, pemerintah Thailand telah menginvestasikan sumber daya yang besar untuk memperbarui sistem pendidikan mereka, termasuk meningkatkan kualitas guru dan menyediakan fasilitas yang lebih baik. Contoh lain yang menunjukkan kualitas sistem pendidikan Thailand adalah peningkatan kualitas pendidikan tinggi. Sejumlah universitas Thailand, seperti Chulalongkorn University dan Mahidol University, telah meraih peringkat tinggi dalam QS World University Rankings. Selain itu, Thailand juga menjadi tuan rumah beberapa universitas terkemuka di dunia, termasuk Webster University dan Carnegie Mellon-KMITL University yang berlokasi di Bangkok. Berikut adalah 3 universitas terbaik di Thailand berdasarkan QS World University Rankings Chulalongkorn University peringkat 245 Mahidol University peringkat 314 King Mongkut’s University of Technology Thonburi peringkat 447 Sistem pendidikan Thailand memiliki kualitas yang baik karena berfokus pada pembelajaran bahasa Inggris dengan tujuan untuk meningkatkan daya saing internasional siswa mereka. Selain itu, pemerintah Thailand juga telah memperkenalkan program pendidikan inklusif untuk memastikan bahwa setiap siswa, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus, mendapat kesempatan yang sama untuk belajar. Berdasarkan data pada tahun 2021, sebanyak siswa pendidikan menengah melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. Jumlah ini menjadi yang tertinggi ke-5 di kawasan Asia Tenggara setelah Vietnam. Sementara itu, jumlah penduduk Thailand yang buta huruf sebanyak dari total populasi dewasa. Tertarik untuk kuliah di universitas luar negeri di Asia Tenggara dan ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan konsultan expert? Schoters bisa bantu kamu mulai dari persiapan memilih universitas, beasiswa, persyaratan dokumen hingga interview. Silakan klik tombol “Konsultasi Kuliah di Luar Negeri” di bawah ini dan kamu bisa bebas tanya apapun 👇🏽 4. Indonesia Sistem pendidikan Indonesia masih menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat, baik di Indonesia maupun mancanegara. Hal ini disebabkan jumlah penduduknya yang menjadi terbanyak ke-4 di dunia 275 juta jiwa, namun banyak yang berpendapat bahwa kualitas pendidikan di Indonesia masih perlu ditingkatkan. Padahal, pada kenyataannya Indonesia memiliki beberapa universitas yang dikenal internasional dan menunjukkan kemajuan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu alasan mengapa sistem pendidikan Indonesia memiliki kualitas yang tinggi adalah karena ada beberapa universitas yang telah memenuhi standar internasional dan mampu bersaing ditingkat global. Misalnya Universitas Gadjah Mada pada peringkat 231 Institut Teknologi Bandung pada peringkat 235 Universitas Indonesia pada peringkat 248 Selain itu, Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan mengembangkan kurikulum yang lebih baik, memperluas akses pendidikan, serta meningkatkan fasilitas dan kualitas guru. Salah satu hal yang menopang tingginya kualitas sistem pendidikan Indonesia yaitu, pendidikan di Indonesia wajib untuk semua anak usia 7-15 tahun dan tersedia secara gratis di sekolah negeri. Di samping itu, Indonesia memiliki banyak sekolah yang menawarkan program pendidikan internasional, seperti IB dan Cambridge, yang memberikan kesempatan bagi siswa untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas dan terbuka. Lulusan sekolah dengan kedua program tersebut juga memiliki kesempatan untuk melanjutkan kuliah di luar negeri lebih besar. Berdasarkan data pada tahun 2021, sebanyak siswa pendidikan menengah melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. Jumlah ini menjadi yang tertinggi ke-7 di kawasan Asia Tenggara setelah Filipina. Namun, patut diingat bahwa persentase ini terbilang kecil karena jumlah pendudukan Indonesia yang jauh lebih besar dibanding dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Sementara itu, jumlah penduduk Indonesia yang buta huruf sebanyak dari total populasi dewasa. 5. Filipina Sistem pendidikan Filipina merupakan salah satu sistem pendidikan yang berkualitas di Asia Tenggara. Salah satu alasan mengapa sistem pendidikan Filipina memiliki kualitas yang tinggi yaitu, Filipina fokus pada pengembangan keterampilan sosial dan kepemimpinan siswa selain hanya fokus pada akademik. Selain itu, pemerintah Filipina juga memberikan akses pendidikan gratis pada anak-anak dari keluarga yang kurang mampu. Contoh lain yang menunjukkan kualitas pendidikan Filipina adalah kualitas universitas Filipina yang diakui secara internasional. Berdasarkan QS World University Rankings, tiga universitas terbaik di Filipina adalah University of the Philippines pada peringkat 412 Ateneo de Manila University pada peringkat 651-700 De La Salle University pada peringkat 801-1000 Alasan utama sistem pendidikan Filipina menjadi berkualitas karena bahasa Inggris digunakan sebagai bahasa pengantar utama dalam pendidikan. Selain itu, banyak sekolah Filipina yang menawarkan program bilingual untuk memastikan bahwa siswa dapat berbicara dengan baik dalam bahasa Inggris dan bahasa Filipina, maupun bahasa lokal lainnya. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Filipina juga berfokus pada pengembangan teknologi pendidikan dan pembelajaran jarak jauh. Pada tahun 2020, dengan pandemi COVID-19, pemerintah Filipina memperkuat program pembelajaran jarak jauh sebagai alternatif pendidikan. Semua ini menunjukkan bahwa sistem pendidikan Filipina terus beradaptasi dan berkembang untuk memenuhi kebutuhan siswa dan tuntutan masa depan. Berdasarkan data pada tahun 2021, sebanyak 22% siswa pendidikan menengah melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. Jumlah ini menjadi yang tertinggi ke-6 di kawasan Asia Tenggara setelah Thailand. Sementara itu, jumlah penduduk Filipina yang buta huruf sebanyak dari total populasi dewasa. 6. Brunei Darussalam Brunei Darussalam dikenal sebagai salah satu negara dengan sistem pendidikan yang berkualitas di Asia Tenggara. Hal ini dikarenakan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah pemerintah Brunei Darussalam yang sangat peduli terhadap pendidikan dan memiliki visi jangka panjang untuk menciptakan masyarakat yang berpengetahuan dan berkualitas. Selain itu, sistem pendidikan di Brunei juga menekankan pada pendidikan karakter dan moral yang mengajarkan etika dan nilai-nilai yang baik kepada siswa. Faktor yang menunjang kualitas sistem pendidikan di Brunei adalah adanya dana yang cukup besar yang dialokasikan untuk sektor pendidikan. Selain itu, pendidikan di Brunei diberikan secara gratis dan wajib untuk semua warga negara hingga tingkat menengah atas. Kurikulum di Brunei juga dirancang untuk mempersiapkan siswa menjadi warga yang produktif dan dapat bersaing di tingkat global. Beberapa universitas terbaik di Brunei yang masuk dalam QS World University Rankings, antara lain Universitas Brunei Darussalam peringkat 256 Universiti Teknologi Brunei peringkat 340 Pendidikan formal di Brunei dimulai sejak usia empat tahun dengan tujuan untuk memperkenalkan nilai-nilai dasar kepada anak-anak. Selain itu, Brunei juga memiliki pusat-pusat riset yang terkenal, seperti Pusat Penelitian Ilmiah dan Teknologi SIRIM dan Pusat Studi Strategis dan Kepemimpinan Antarabangsa. Berdasarkan data pada tahun 2021, sebanyak 51% siswa pendidikan menengah melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. Jumlah ini menjadi yang tertinggi ke-2 di kawasan Asia Tenggara setelah Singapura. Sementara itu, jumlah penduduk Brunei yang buta huruf sebanyak 1% dari total populasi dewasa. 7. Vietnam Sistem pendidikan Vietnam telah mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Hal ini dibuktikan dengan kualitas pendidikan yang semakin baik, tingginya jumlah siswa yang mengikuti ujian masuk universitas, dan sejumlah prestasi dalam olimpiade internasional. Ada beberapa alasan mengapa sistem pendidikan Vietnam semakin berkembang antara lain Pemerintah Vietnam telah melakukan upaya besar-besaran untuk meningkatkan pendidikan di negara tersebut. Mereka telah melakukan reformasi pendidikan, memperbarui kurikulum, dan meningkatkan kualitas guru. Vietnam memiliki budaya yang sangat mendukung pendidikan. Orang tua di Vietnam cenderung memberikan prioritas yang tinggi terhadap pendidikan anak-anak mereka dan mengharapkan anak-anak mereka untuk meraih sukses melalui pendidikan. Vietnam memiliki sejumlah universitas terkemuka yang menawarkan program pendidikan berkualitas. Berikut adalah tiga universitas terbaik di Vietnam menurut QS World University Rankings yang semuanya berada di rentang peringkat 801-1000, antara lain Duy Tan University Viet Nam National University Ho Chi Minh City VNU-HCM Vietnam National University, Hanoi Salah satu alasan mengapa sistem pendidikan Vietnam berkembang cukup pesat karena mereka menerapkan sistem pendidikan yang sangat kompetitif dan ujian nasional mereka dianggap sebagai salah satu ujian yang paling sulit di dunia. Selain itu, Vietnam juga mengirimkan banyak mahasiswa untuk belajar di luar negeri dan mengembangkan kerja sama pendidikan internasional dengan negara-negara lain. Berdasarkan data pada tahun 2021, sebanyak 30% siswa pendidikan menengah melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. Jumlah ini menjadi yang tertinggi ke-4 di kawasan Asia Tenggara setelah Malaysia. Sementara itu, jumlah penduduk Vietnam yang buta huruf sebanyak dari total populasi dewasa. Baca Juga Kuliah di Luar Negeri dengan Beasiswa LPDP! Simak Info Lengkapnya disini Rekomendasi Bimbingan Persiapan Lolos Universitas Luar Negeri Ingin lolos universitas luar negeri? Yuk konsultasi dengan konsultan expert Schoters agar persiapan daftar universitasmu lebih terarah. Butuh program lain untuk persiapan dapat universitas luar negeri? Cek program terbaik dari Schoters untuk bimbingan persiapanmu, dijamin terlengkap. Ilustrasi dapet desain sendiriPendidikan adalah salah satu alat untuk kemajuan suatu negara. Menjadikan negara yang lebih maju tentu merupakan keinginan besar yang dicita-citakan oleh setiap negara yang ada di dunia. Sudah tidak bisa dipungkiri bahwa salah satu maju atau tidaknya suatu negara dipengaruhi oleh faktor pendidikan yang ada. Pendidikan adalah suatu proses membentuk generasi penerus bangsa yang berkompeten dan berkualitas. Negara Indonesia adalah salah satu negara berkembang di dunia yang masih mempunyai masalah besar dalam ranah di Indonesia menjadi hal yang sangat sulit bagi masyarakat Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan. Karena masyarakat Indonesia yang masih berada di bawah garis kemiskinan mengakibatkan ketidakmampuan mereka dalam hal pendidikan. Selain kemauan mereka yang minim untuk sadar akan pendidikan, faktor ekonomi menjadi alasan utama bagi masyarakat miskin untuk tidak menyentuh dunia pendidikan. Apalagi masyarakat desa atau pelosok yang ada di negeri ini yang sama sekali tidak pernah memikirkan akan indahnya atau akan pentingnya berpendidikan, karena tadi yang di katakan di atas faktor ekonomi yang tidak mencukupi mengakibatkan ketidakmampuan untuk bersekolah. Di sisi lain masih kurangnya kesadaran atau keinginan untuk bersekolah karena diakibatkan orang tua yang tidak mendukung anaknya untuk Indonesia sendiri sudah mensosialisasikan kepada masyarakat, bahwa pendidikan disediakan secara gratis bahkan pendidikan wajib ditempuh seminimal-minimalnya 9 tahun dari tingkat dasar sampai tingkat menengah, pernyataan ini diperkuat dalam UUD 45 Bab XIII, Pasal 31, ayat satu yang menyatakan bahwa “tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran.”, akan tetapi biaya lain yang harus ditanggung oleh para pelajar dan orang tua tidaklah semuanya gratis. Misalkan biaya untuk pergi ke sekolah, membeli alat tulis, seragam, dan lain sebagainya. Mereka harus memikirkan biaya lain selain biaya pendidikan yang ada. Bahkan bila dibandingkan dengan biaya untuk hidup, biaya sekolah lebih mahal dari pada biaya pendidikan itu sendiri. Selain itu, biaya hidup yang semakin meninggi terkadang membuat masyarakat pelosok desa lebih memilih agar anak-anaknya untuk bekerja mencari nafkah dibanding harus melanjutkan pendidikan yang terhitung mahal lagi, pendidikan yang ada di pelosok negeri sudah kita ketahui bersama, bahwasannya pendidikan yang ada di luar sana tidak merata bahkan masih ada beberapa desa yang belum mempunyai sekolah untuk masyarakat desanya, walaupun ada pendidikan di desa tersebut, itu juga masih belum optimal untuk digunakan, baik dari segi bangunan ataupun dari sumber daya manusianya sendiri guru.Jadi pemerintah harus lebih intens lagi dalam memperhatikan pendidikan yang ada di desa-desa baik dari bangunan sekolah maupun dari pengajarnya guru, karena peran pemerintah saat ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat desa yang ingin bersekolah yang tidak mempunyai biaya lebih untuk menempuh pendidikan yang ada. Selain tugas pemerintah membantu masyarakat desa agar bisa bersekolah dengan layak, kita juga sebagai masyarakat yang khususnya sudah menempuh pendidikan dengan baik harus mampu menyadarkan masyarakat yang belum sadar akan pentingnya pendidikan bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan sampai masyarakat desa terus dan terus tidak bersekolah, karena dampak yang ada akan membuat negara kita semakin tertinggal oleh negara lain yang warga negara mempunyai pendidikan yang dengan dimaksimalkannya pendidikan untuk masyarakat desa, bisa memberantas keterbelakangan, kebodohan dan ketertinggalan desa-desa yang ada di pelosok negeri, bahkan bisa jadi ketertinggalan negara kita oleh negara lain akan lebih mengecil ketertinggalannya dan bisa jadi negara kita akan lebih maju dari negara lain. Maka dengan itu mari kita optimalkan pendidikan yang ada di negara kita dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai kita terus apatis terhadap keadaan pendidikan yang ada di negara ini, sudah waktunya kita bersama-sama saling mendukung dan saling mendorong satu sama lain agar kita menjadi negara yang kuat dan negara yang maju lewat pendidikan yang Marna Hidayat, Mahasiswa Kesejahteraan Sosial FISIP UMJ, Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah IMM FISIP UMJ